Tenaga Teknik Listrik Semakin Kompeten, Sertifikasi Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik Tuntas Dilaksanakan

Semarang, 26 September 2025 — Berdasarkan UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, setiap instalasi listrik wajib memenuhi standar Keselamatan Ketenagalistrikan (K2). Salah satu unsur pentingnya adalah setiap tenaga teknik dalam usaha ketenagalistrikan harus memiliki sertifikat kompetensi sebagai bukti kelayakan profesional.

Mendukung amanat tersebut, kegiatan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK) bidang Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik kembali diselenggarakan pada 22–25 September 2025 di Hotel Candi Indah Convention, Semarang. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama PT. Mitra Minulyo Teknik dan PT. Eleska IATKI.

Rangkaian Kegiatan

Hari pertama dimulai dengan briefing dan pembekalan materi dari tim diklat PT. Mitra Minulyo Teknik, mencakup penguatan materi instalasi listrik, K2, hingga simulasi uji tulis, praktik, dan wawancara.

Hari kedua dibuka secara resmi oleh Manager PT. Eleska IATKI Jawa Tengah, Bapak Slamet Eko Arianto, sekaligus dilanjutkan dengan sosialisasi pentingnya sertifikasi kompetensi. Agenda kemudian berlanjut ke uji tulis, uji presentasi, dan uji praktik di Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Hari ketiga difokuskan pada uji wawancara dengan tim asesor, sementara hari terakhir ditutup dengan sesi umpan balik (feedback), pembacaan pakta integritas, serta penyerahan hasil sertifikasi kepada seluruh peserta.

Pesan dan Harapan

Dalam sambutannya, Bapak Slamet Eko Arianto dari PT. Eleska IATKI Jawa Tengah menyampaikan pentingnya menjaga amanah setelah memperoleh sertifikat kompetensi:

“Setiap peralatan listrik akan memiliki usia pakai yang lebih panjang jika dilakukan pemeliharaan secara rutin dan berkala. Karena itu, teman-teman yang hari ini telah dinyatakan kompeten, jagalah amanah tersebut dengan baik. Keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi prioritas, demi terciptanya kondisi instalasi yang andal, aman bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, serta tetap ramah lingkungan,” ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menciptakan sistem kelistrikan yang aman, profesional, dan berkelanjutan.